OKU TIMUR, SIKAP Indonesia –
Perbaikan jalan provinsi di Kabupaten OKU Timur, khususnya dari BK 0 hingga
Petanggan yang saat ini sudah mulai proses pengerjaan ditinjau langsung oleh
Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin. Peninjauan yang sekaligus
kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan dalam rangka lounching pengerjaan
peningkatan ruas jalan provinsi di Kabupaten OKU Timur ini, Alex memastikan
perbaikan jalan ini berjalan sesuai harapan masyarakat OKU Timur, Kamis
(15/3/2018).
“Peningkatan kualitas
jalan, dapat berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya perbaikan sektor
ekonomi. Jika jalan sudah bagus, maka masyarakat bisa dengan mudah melakukan
kegiatannya,” kata Alex.
Kemudian lanjutnya,
proses pengerjaan yang dibagi menjadi dua tahapan dengan menggunakan dana APBD
Provinsi ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada tahun ini juga.
“Untuk tahap pertama, mulai dari Kurungan Nyawa
hingga Gumawang kita targetkan selesai dalam waktu tiga bulan kedepan, kemudian
dilanjutkan dengan tahap kedua,” paparnya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi
SSos MSi dalam sambutannya mewakili pemerintah dan masyarakat OKU Timur
mengucapkan terima kasih atas dilonchingnya perbaikan jalan ini. Dengan
dimulainya percepatan perbaikan jalan, diharapkan dapat mempermudah aktivitas
masyarakat di Kabupaten OKU Timur.

“Tidak ada ungkapan
yang lebih tepat pada hari ini selain ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya
kepada bapak gubernur yang telah memulai pembangunan jalan lintas provinsi ini.
Apa yang menjadi harapan masyarakat InsyaAllah akan segera terwujud,” ungkap
Kholid.
Selain itu,
berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten OKU Timur adalah salah satu
Kabupaten dengan ruas jalan mencapai panjang 205 KM. Dana perbaikan jalan
provinsi di Kabupaten OKU Timur dianggarkan sebesar 105 milyar dan tambahan 150
Milyar perubahan melalui APBD Provinsi Sumatera Selatan.
“Sungguh diluar dugaan, ditambah 150 milyar lagi
dari awal hanya 105 milyar. Semuanya kita alokasikan untuk perbaikan jalan.
Insyaallah jalan ini tahan 10 tahun, karena menggunakan konstruksi standar
nasional. Jadi mari kita jaga dan rawat dengan baik,” ucap Kholid. ( ADV / Reco )



Tidak ada komentar:
Posting Komentar